Plumeria Alba

Kamboja putih gugur tepat di depan kuberdiri
Tak sempat kupandang saat tumbuhnya pada ranting
Terserak di tanah ia kini dalam sendiri
Diam membeku menanti datangnya kering

Kamboja putih kupungut dari geletaknya di tanah
Kutiup dari debu dan kusematkan di saku baju
Yang telah mati ini memang tak berkembang sudah
Tapi dalam pikir dan rasa hadir selalu

Hasrat berharap tak perlu akhir itu tiba
Namun benarkah akhir itu memang ada?
Pada sekeping cawan tak kita jumpai ujung pangkal
Kehidupan juga berputar saja tanpa ruang untuk sesal

Kamboja putih mengering berwarna coklat tua
Mengawali entitas lain dengan kisah berbeda

Plemeria Alba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s