Bumiku…


Harus kucatat hari ini,
entah siapa yang membaca nanti,
seperti mendesak sangat,
mungkin besok tak lagi sempat.

Ini siang udara panas sekali,
di kotaku yang tinggi,
di musim air biasa luruh,
sekarang mengalirkan peluh,
awan mendung enggan memayung,
warna lumut coklat murung.

Kusamakan dengan badanku,
waktu sesekali sakit flu,
rambut rontok, kepala panas,
kulit bersisik mengelupas.

Bumi pasti lagi demam berat,
apa yang akan ia kelupas sekarat,
apa yang nanti rontok darinya,
kalau bukan si manusia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s