Coretan Pikiranku dalam Pandemi #1 Dunia Seni

Lima pekan lebih kami tempuhi hidup dengan mendekam di dalam rumah, melakukan semua kewajiban profesional di tempat sendiri, sambil mengesmpingkan kodrat sosial manusia. Kami semula mengira jika setelah dua pekan, semua akan kembali normal. Tapi ternyata pembatasan sosial ini berlarut-larut. Virus ini selalu menemukan jalan kelestarian eksistensinya lewat manusia-manusia gamang.

Les melukis di galeri yang biasa diramaikan anak-anak dan remaja dengan bimbingan dua seniman telah lama tidak aktif berbarengan dengan diliburkannya lembaga-lembaga pendidikan pada pertengahan Maret lalu. Galeri lukis yang merupakan tempat interaksi orang dengan benda seni seketika sepi.

Dalam situasi normal, seni sudah ditempatkan dalam lapis ketiga atau bahkan keempat dalam kebutuhan; sebagai kebutuhan tersier atau kuartener. Dalam hirarki kebutuhan Maslow, seni menempati kebutuhan aktualisasi diri melampaui rasa aman dan harga diri. Banyak sekali anak tangga untuk ditapaki hingga orang tiba pada keputusan untuk memperindah hidupnya. Bahkan saya menyaksikan mustahilnya mewujudkan kebersihan di lingkungan terdekat oleh masyarakat. Di masa pandemi ini pun, melalui CCTV saya masih melihat ada orang kampung yang dengan enaknya membuang ingus di trotoar setiap kali melintas di jalan.

Wabah ini seketika memerosotkan kebudayaan dalam hibernasi, dan manusia dalam kebutuhan instingtif. Setiap tindakan dilakukan dalam pertimbangan untuk tetap hidup. Kesampingkan dulu soal estetika, yang penting perut terganjal. Oleh karena kemandegan semacam ini, seni akan mendapat giliran pertama untuk mati.

Dalam masa pos-pandemi nanti, seni akan mendapat giliran terakhir untuk beranjak bangkit, setelah manusia memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar dan rasa amannya, terutama di bidang ekonomi. Berapa lama pemulihan ekonomi itu berlangsung? Jangan dulu pertanyaan ini, sedangkan kapan wabah ini selesai pun tak ada yang bisa menjawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s