Bahagia Bersama di Roemah D

Di sini, di Roemah D, yang ada hanyalah kegembiraan. Setiap penghuninya dapat dengan bebas memilih ilmu dan keterampilan sesuai minat dan batas kemampuan. Tak ada yang dibiarkan terjebak dalam keterhambatan. Terlebih lagi, tidak mampu itu tidak layak dijadikan identitas dan alasan. Biarlah yang tampak mata cukup di sana, tanpa boleh menembusi jiwa. Tubuh tak sempurna tidak untuk dijadikan iba.

Mungkin banyak dikira, oleh mereka yang belum tahu, bahwa orang-orang dengan ketidakhadiran anggota badan pantasnyalah menangis meratapi kelahiran. Tapi tangis itu sendiri tidak untuk dilahirkan di sini. Melainkan pembuktian diri sebagai yang sejatinya bisa.

Dari yang sedang mulai berkenalan dengan dunia, diajarkan pada mereka baca, tulis, dan hitung. Lebih lanjut adalah mereka yang gemar melukis, maka diupayakan pengejawantahannya dengan kuas ataupun pensil, sama-sama nilainya. Cara menggambar yang lebih mutakhir dengan cahaya menjadi kegemaran bagi mereka yang suka fotografi. Peminat musik mendapatkan sarananya; menabuh drum sepuasnya, atau menyanyi hingga parau mewarnai suara, dan memetik dawai-dawai pelantun nada. Kerajinan menjadi pilihan yang menguntungkan, kriya hingga makanan, yang tak perlu diragukan untuk dinikmati atau digunakan. Bahkan bela diri yang sekilas mustahil pun semampunya coba dilatihkan. Teknologi informasi yang mutakhir akan membawa peminatnya menyambut perubahan zaman yang akan segera datang.

Rutin setiap hari di sini bukan untuk sekedar mengulang yang sudah lampau, tapi untuk bergerak ke depan menembusi batas-batas tak perlu. Maka perubahan berupa peningkatan kemampuan menjadi pengawasan. Jika kesejahteraan menjadi takaran, itupun sudah bisa diwujudkan. Hasil kerajinan boleh menjadi dagangan yang menguntungkan sebab sanggup memuaskan siapa pun yang berkenan. Telur asin rempah dengan cangkangnya yang serupa birunya laut kini sedang menjadi andalan.

Tamu-tamu terhormat sering bertandang; mereka yang dari dunia usaha hingga pemerintahan. Seniman tak luput untuk unjuk kebolehan, berbagi semangat dan keterampilan. Bila dibutuhkan suatu pengajaran tambahan, maka dihadirkan mereka yang sanggup menularkan pengetahuan. Karena tempat ini adalah roemah untuk semua agar bisa saling berbagi.

Kunjungan ke tempat lain sejauh luar kota juga diselenggarakan. Berkunjung tidak untuk menghiba, tapi menghibur. Dan gelak tawa pun pasti menjelma, setelah decak kagum terurai dari bibir. Maka tak ayal, hadiah pun dipersembahkan bagi Roemah D untuk dimanfaatkan bersama. Sebuah mobil dari KAI akan membawa semuanya kembali ke tengah khalayak ramai, agar tidak terkungkung di kalangan sesama belaka, sebab dunia itu luas adanya. Hadir di sana juga perlu untuk mengantar karya agar teryakini siapa pembuatnya.

Ketika semua hati dibanjiri kebahagiaan, maka tak perlu lagi mengutuki lazimnya orang. Tak perlu terucap di sini bahwa kamu pun setiap saat bisa kehilangan anggota badan. Tidak. Bukan sumpah serapah cara untuk membawa arti ke dalam hidup, tapi karya dari upaya sendiri yang menggembirakan liyan. Bahkan sekiranya doa-doa yang dipanjatkan sanggup mengetuk hati Tuhan, cukuplah yang di sini yang tidak diberi kelengkapan, jangan ada lagi bayi-bayi terlahir cacat, jangan ada lagi musibah dan kecelakaan yang merenggut anggota badan. Yang telah sempurna, biarlah membawa kesempurnaannya hingga akhir.

Sebab penghuni Roemah D sudah diluapi kegembiraan, sambil berharap itu akan menjangkau hati sebanyak mungkin orang, maka tak perlu menebar ancaman demi terwujudnya sarana yang lebih memudahkan. Sebelum diri membuktikan bahwa dengan sarana yang ada pun hidup bisa dijalani, maka tak perlu menebar tuntutan. Bukankah kebahagiaan itu sudah ada di sini saat ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s